Sunday, 5 November 2017

VLAN Mikrotik

Assalamualaikum, 

Oke setelah lama ga ngepost, kali ini saya bangkit kembali dengan semangat 45 yang mulai berkobar hehehe. Oke fokus. Fokus. Fokus. 

Pada kali ini, saya akan membahas sebuah materiyaitu materi mengenai VLAN. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa VLAN ini tentunya sangat berguna apabila diterapkan di dalam sebuah jaringan. Mengapa berguna? Dikarenakan seperti yang kita tahu, bahwa VLAN ini merupakan protocol yang membuat jaringan tersebut scalabilitynya lebih baik, dan juga tentunya agar memudahkan dalam management jaringan yang baik. 

Oke langsung saja, berikut topologi yang akan kita gunakan pada lab kali ini. 

Topologi
Konfigurasi 

Sesuai dengan topologi diatas, kita akan menggunakan 3 router dimana ketiga router tersebut nantinya akan saling terhubung dengan menggunakan VLAN. Jadi kita tidak menggunakan interface fisik sebagai penghubung antar router tersebut, akan tetapi kita akan menggunakan  interface VLAN sebagai perantara terhubungnya sebuah router dengan router lainnya. 

Lalu apa yang harus pertama kali dikonfigurasikan? 

Yang pertama kali harus dikonfigurasikan tentunya adalah VLAN pada setiap router. Mengapa bukan ip address? Hal ini dikarenakan dalam penggunaan VLAN, dia akan menggunakan layer 2 sebagai media penghubung dari sebuah router dengan router lainnya. Seperti yang kita tahu, layer 2 bekerja dengan menggunakan mac-address. Jadi apabila sebuah router sudah terhubung secara fisik dengan router lainnya, maka sudah dapat dipastikan juga bahwa keduanya sudah dapat terhubung satu sama lain. Jadi tidak perlu adanya ip address yang dimasukkan ke dalam interface fisik. 

Oke langsung saja, berikut konfigurasi VLAN untuk setiap router. 

Router1
[admin@R1] > interface vlan add vlan-id=10 name=VLAN10 interface=ether1
Router2
[admin@R2] > interface vlan add vlan-id=10 name=VLAN10 interface=ether1
[admin@R2] > interface vlan add vlan-id=10 name=VLAN10-R3 interface=ether2
Router3
[admin@R3] > interface vlan add vlan-id=10 name=VLAN10 interface=ether1
Oke berdasarkan konfigurasi diatas, kita melakukan pendaftaran VLAN pada interface yang akan digunakan. Apabila ada pertanyaan, mengapa di router 2 kita harus menggunakan 2 VLAN? Hal ini bertujuan agar Router1 dapat berkomunikasi dengan Router3 dengan menggunakan VLAN yang sama. Jadi kita harus mengkonfigurasikan bridge juga pada kedua VLAN tersebut, agar kedua VLAN tersebut terhubung satu sama lainnya.Oke langsung saja kita konfigurasikan. 

Router2
[admin@R2] > interface bridge add name=Gabungan
[admin@R2] > interface bridge port add interface=VLAN10 bridge=Gabungan
[admin@R2] > interface bridge port add interface=VLAN10-R3 bridge=Gabungan
Jika sudah dikonfigurasikan, langkah selanjutnya adalah kita akan menambahkan ip address pada setiap VLAN. Kenapa? Hal ini agar nantinya, setiap router dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya. 

Router1
[admin@R1] > ip address add address=10.10.10.1/24 interface=VLAN10
Router2
[admin@R2] > ip address add address=10.10.10.2/24 interface=VLAN10
Router3
[admin@R3] > ip address add address=10.10.10.3/24 interface=VLAN10

Oke jika sudah seperti itu, sekarang lakukan verifikasi bahwa setiap  router dapat berkomunikasi satu sama lain.