Thursday, 14 September 2017

Port Forwarding Mikrotik

Assalamualaikum, 

Pada kali ini saya akan membahas sebuah materi yang mungkin bisa dibilang simple, akan tetapi tentunya sangat dibutuhkan. Materi tersebut adalah port forwarding. 


Materi port forwarding sendiri bisa dibilang simple, dikarenakan kita hanya perlu melakukan konfigurasi pada firewall nat. Dan bisa dibilang penting apabila kita ingin melakukan sesuatu pada jaringan local yang kita miliki, agar dapat digunakan oleh jaringan publik. 

Oke inti dari port forwarding sendiri, adalah agar apabila ada sebuah pengiriman yang menuju ke sebuah address dengan menggunakan port sekian, maka paket tersebut akan diteruskan kembali kepada address dan port yang telah ditentukan.

Oke langsung saja, berikut topologi yang akan kita gunakan. 

Topologi
 
Konfigurasi
Untuk konfigurasinya, tentunya konfigurasikan terlebih dahulu ip address pada setiap router agar kedua router tersebut saling mengakses internet. Dalam hal ini, apabila terjadi dilapangan, maka R-Client merupakan router yang memiliki address local yang ingin agar bisa diakses melalui internet, sedangkan R-Forwarding adalah router yang memiliki ip publik yang membuat agar R-Client dapat diakses oleh internet. 

Oke lansung saja, konfigurasikan port forwarding pada R-Forwarding.
/ip firewall nat
add action=dst-nat chain=dstnat dst-address=192.168.122.125 dst-port=1122 protocol=tcp to-addresses=12.12.12.2 to-ports=80
Berdasarkan konfigurasi tersebut, kita dapat ambil kesimpulan dalam bahasa manusia seperti berikut. 
Apabila ada packet dengan protocol tcp dan menggunakan port 1122 yang menuju ke address 192.168.122.125, maka packet tersebut akan diteruskan kepada address 12.12.12.2 dengan port 80
Seperti itulah gambaran bagaimana kita memerintahkan mikrotik tersebut. Jika sudah seperti itu, lakukan verifikasi untuk mengakses address 192.168.122.125 dengan port 1122.


Berdasarkan hasil verifikasi diatas, kita dapat melakukan konfigurasi pada R-Client, walaupun R-Client berada pada jaringan local. Lalu mengapa bisa? Hal ini dikarenakan sebelumnya kita sudah melakukan konfigurasi forwarding pada R-Forwarding agar R-Client dapat diakses menggunakan jaringan publik.

Share this

0 Comment to "Port Forwarding Mikrotik"