Friday, 4 August 2017

Point to Point Wireless


 


Assalamualaikum, 

Oke setelah beberapa abad ngga ngeblog hehehe, sekarang saya akan share materi kembali, dan sekarang kita akan bergelut di dunia ghaib. 

Untuk materi dasar dari ilmu ghaib ini, saya tidak akan menjelaskan begitu banyak, dikarenakan ini merupakan postingan mengenai Lab. Jadi, kita akan bahas labnya saja yaaa. Oke langsung saja, berikut topologi yang akan kita gunakan pada kali ini. 

Topologi

Oke sedikit review mengenai materi yang akan kita bahas pada kali ini, sesuai namanya yaitu point to point, ini merupakan suatu nama hubungan dari suatu titik ke suatu titik lainnya secara langsung dan tanpa ada titik lainnya yang ikut bergabung. Jadi pada lab ini, kita hanya akan menggunakan 2 router saja, dikarenakan ini merupakan hubungan dari suatu titik, ke titik lainnya. Bukan dari suatu titik, ke beberapa titik. Oke langsung saja, kita akan mulai melakukan konfigurasi. 

Konfigurasi

Untuk konfigurasinya, sekarang kita akan menambahkan address terlebih dahulu untuk kedua router yang nantinya akan berhubungan. Untuk addressing sendiri, kita dapat menggunakan addressing agar membuat keduanya berada di dalam suatu network, ataupun kita dapat menggunakan point to point addressing. 

Router-Server
 

Router-Client
 

Jika sudah, sekarang lakukan konfigurasi pada bagian wireless. 

Router-Server
 

Pada konfigurasi diatas, kita melakukan konfigurasi untuk autentikasi yang nantinya akan digunakan oleh access point yang akan kita buat. Sehingga nantinya, apabila ada client yang ingin berhubungan dengan AP tersebut, maka harus memasukkan autentikasi terlebih dahulu, agar konektivitas keduanya terhubung.  

Selanjutnya, buat access pointnya pada server. 

Router-Server
 
 
Pada konfigurasi tersebut, kita melakukan konfigurasi pada Mode, SSID, dan juga Security Profile. Untuk modenya, kita dapat menggunakan ap bridge ataupun juga mode bridge. Sebenarnya untuk mode ap bridge sendiri, itu diperuntukkan untuk point to multipoint. Dan sedangkan untuk point to pointnya, kita menggunakan mode bridge. Namun tidak apa apa lah, karena kita juga cuma menggunakan 1 client hehehe. 

Jika sudah, sekarang kita akan melakukan konfigurasi pada client. 

Untuk konfigurasi pada client, kita juga perlu untuk memasukkan security profile pada wireless yangakan dibuat. Setelah itu untuk mencari wireless yang ada pada server, kita gunakan fitur scan yang ada pada wireless. Setelah itu pastikan status dari wireless yang ada pada client ataupun server itu sudah saling terhubung. 

Oke sampai sini aja untuk konfigurasi point to point wireless. Untuk melakukan verifikasinya,bisa di cek pada bagian registration table. 

Router-Server

Pada bagian tersebut, udah terlihat bahwa ada wireless yang berasal dari client, yang sudah terhubung ke server. Untuk melihat lebih jelasnya lagi, klik radio tersebut, dan maka akan muncul seperti berikut. 

Router-Server
 

Berdasarkan verifikasi tersebut, terlihat signal strength yang ada pada hubungan wireless tersebut. Terlihat juga CCQ yang ada pada hubungan wireless tersebut. Untuk CCQ sendiri, jangan bingung ya, karena jam praktek, banyak yang nyoba wireless juga, jadi ya mungkin adanya interferensi pada wireless tersebut hehehe. Terlihat juga  rate yang akan didapatkan. Selain dengan cara itu, kita juga bisa melakukan verifikasi dengan cara lainnya. 

Router-Server
  

Pada router server tersebut, kita juga dapat melihat rate yang bisa kita terima dari wireless tersebut. Selain itu juga kita juga dapat memanfatkan tools lainnya. Namun pada kali ini hanya sampai sini saja ya hehehe. Untuk pembahasan toolsnya akan dibahas pada postingan yang sebelumnya. 

Oke sekian dari saya, Wassalamualaikum. 

Share this

0 Comment to "Point to Point Wireless"