Saturday, 13 May 2017

BGP Peering (Loopback Interface)

Assalamualaikum,

Pada kali ini saya akan melanjutkan materi kembali dimana sebelumnya saya sudah membahas mengenai BGP peering dengan menggunakan physical interface, dan sekarang saya akan membahas mengenai BGP peering dengan menggunakan loopback interface.


Berbeda dengan peering menggunakan physical interface, dalam penggunaan peering dengan menggunakan loopback interface, maka antar router akan menjalin peering dengan loopback interface. Jadi kita tidak menentukan interface g0/0 berapa addressnya, g1/0 berapa addresnya, tapi kita hanya perlu mengetahui loopback dari router itu saja.

Oke langsung saja, berikut topologi yang akan digunakan.

Topologi


Konfigurasi

Untuk konfigurasi, dapat menggunakan konfigurasi yang ada pada lab sebelumnya. Oke, sebelum masuk untuk mengkonfigurasikan peering, kita harus terlebih dahulu menghapus BGP yang sebelumnya ada pada router router tersebut.

Router1
R1(config)#no router bg 1
Router2
R2(config)#no router bg 1
Router3
R3(config)#no router bg 2
Oke jika sudah, sekarang tambahkan routing protocol lainnya untuk menghubungkan setiap loopback interface yang dimiliki setiap router. 

Router1
R1(config)#router ei 1
R1(config-router)#net 1.1.1.1 
R1(config-router)#net 12.12.12.1
R1(config-router)#no aut
R1(config-router)#ex
Router2
R2(config)#router ei 1
R2(config-router)#net 12.12.12.2
R2(config-router)#net 2.2.2.2
R2(config-router)#net 23.23.23.2
R2(config-router)#ex
Router3
R3(config)#router ei 1
R3(config-router)#net 3.3.3.3
R3(config-router)#net 23.23.23.3
R3(config-router)#no aut
R3(config-router)#ex
Lalu lakukan verifikasi routing table pada salah satu router. 

Router1


Berdasarkan verifikasi tersebut, sudah terlihat bahwa loopback interface sudah terdaftar pada salah satu router. Mengapa kita membutuhkan agar setiap router mengetahui loopback interface? 

Hal ini dikarenakan apabila kita ingin melakukan peering dengan menggunakan loopback interface, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah router tersebut harus sudah memiliki informasi mengenai loopback interface yang akan dijadikan peering, maka dari itu kita harus menggunakan routing agar dapat mengetahui loopback interfacenya. 

Oke jika sudah, sekarang tambahkan peering pada routing BGP. 

Router1
R1(config)#router bg 12
R1(config-router)#nei 2.2.2.2 remote 12
R1(config-router)#nei 2.2.2.2 up lo0
R1(config-router)#ex
Router2
R2(config)#router bg 12
R2(config-router)#nei 1.1.1.1 remote 12
R2(config-router)#nei 1.1.1.1 up lo0
R2(config-router)#nei 3.3.3.3 remote 23
R2(config-router)#nei 3.3.3.3 up lo0
R2(config-router)#ex
Router3
R3(config)#router bg 23
R3(config-router)#nei 2.2.2.2 remote 12
R3(config-router)#nei 2.2.2.2 up lo0
R3(config-router)#ex
Lalu apabila ada pertanyaan, mengapa tidak terbentuk peering dengan R3? Hal ini dikarenakan kita tidak mengaktifkan multihop pada R3. Untuk peering loopback yang beda AS, akan saya bahas pada postingan selanjutnya aja ya hehehe. 

Oke, sekarang lakukan verifikasi apakah sudah terbentuk peering antar router. 

Router1


Router2


Maka akan terlihat, berdasarkan verifikasi diatas, peering yang berhasil hanya peering R1 dan R2, sedangkan R3 tidak berhasil. 

Oke sekian, Wassalamualaikum. 

Share this

0 Comment to "BGP Peering (Loopback Interface)"