Monday, 24 April 2017

PPP Over Ethernet (DHCP)

Assalamualaikum,

Pada kali ini saya akan melanjutan materi selanjutnya dari PPPoE dimana pada sebelumnya, saya menggunakan PPPoE, namun pemberian ip address PPPoE kepada client masih secara manual yaitu dengan di daftarkan pada clientnya. Dan pada kali ini, saya akan menunjukkan cara agar client tidak usah mengatur ip address, sehingga nantinya PPPoE server juga akan bertindak sebagai DHCP Server untuk PPPoE Client.


Oke langsung saja, topologi yang kita gunakan adalah sebagai berikut.

Topologi


Konfigurasi

Untuk konfigurasi yang ditambahkan, kita tidak mengkonfigurasi dari awal, melainkan menggunakan konfigurasi yang sudah ada sebelumnya pada lab PPPoE Static IP. Oke tentunya hilangkan address yang ada pada client terlebih dahulu. Jika sudah, konfigurasikan DHCP Server.
Server(config)#ip dhcp pool pppoe
Server(dhcp-config)#network 12.12.12.0 255.255.255.0
Server(dhcp-config)#def 12.12.12.1
Server(dhcp-config)#ex
Konfigurasi diatas, membuat agar Server menjadi DHCP Server. Jika sudah, definisikan interface mana yang akan ditambahkan sebagai jalur distribusi DHCP Server.
Server(config)#int virtual-tem1
Server(config-if)#peer def ip addr dhcp-pool pppoe
Server(config-if)#ex
Untuk jalur pendistribusian dari DHCP Server sendiri, kita gunakan interface virtual template, dikarenakan dengan interface tersebut, hubungan PPPoE antara server dan juga client dapat terhubung. Oke jika sudah, konfigurasi selanjutnya pada Client.
Client(config)#int g0/0
Client(config-if)#pppoe en gro IDN
Client(config-if)#pppoe-cl dial 1
Client(config-if)#no shut
Client(config-if)#ex

Untuk konfigurasi diatas, mendefinisikan bahwa kita membuat interface yang kita pilih agar membuat virtual interface yang nantinya akan digunakan untuk hubungan PPPoE dengan server. Jika sudah, konfigurasikan virtual interface yang ada pada Client.
Client(config)#int dial1
Client(config-if)#ip addr dhcp
Client(config-if)#en ppp
Client(config-if)#dial pool 1
Client(config-if)#ex
Konfigurasi diatas digunakan untuk mendefinisikan bahwa interface tersebut akan berfungsi sebagai DHCP Client. Jadi address yang akan digunakan pda virtual interface tersebut adalah ip dhcp. Jika sudah, pastikan ada notifikasi seperti berikut.
Client(config-if)#*Apr 19 22:27:51.971: %DHCP-6 ADDRESS_ASSIGN:Interface Dialer1 assigned DHCP address 12.12.12.3, mask 255.255.255.0, hostname R2
Notifikasi diatas berarti bahwa client sudah mendapatkan ip address dari interface virtualnya. Lalu coba lakukan verifikasi pada Server apakah sudah ada address yang terdaftar atau belum.


Berdasarkan verifikasi diatas, terlihat bahwa pada server sudah terdaftar address yang digunakan oleh client di dalam DHCP Binding. (Abaikan hostname di gambar hehehe). Lalu coba untuk melakukan verifikasi ping dari server ke client.

Server
Server(config)#do ping 12.12.12.3
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 12.12.12.3, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 48/65/76 ms

Client
Client(config)#do ping 12.12.12.1
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 12.12.12.1, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 48/52/60 ms


Maka akan terlihat bahwa keduanya sudah dapat saling berkomunikasi.

Oke sekian, Wassalamualaikum.



Share this

0 Comment to "PPP Over Ethernet (DHCP)"