Saturday, 1 April 2017

Management User Mikrotik

Assalamualaikum,


Pada kali ini saya akan share materi mengenai management user yang ada pada mikrotik. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa user yang ada pada mikrotik sendiri, itu ibarat autentikasi sebelum kita dapat melakukan konfigurasi mikrotik itu sendiri. 

Selain dapat menggunakan, kita juga dapat mengatur ataupun menambahkan user yang ada pada mikrotik. Untuk user default yang ada pada mikrotik sendiri, adalah user admin dengan password yang tidak usah diisi. Lalu sebelum kita menambahkan user yang ada pada mikrotik, kita harus mengetahui terlebih dahulu group yang ada pada mikrotik. 

Group yang ada pada mikrotik sendiri, akan menentukan hak apasaja yang akan di berikan kepada sebuah user. Untuk macam macam group yang ada pada mikrotik, ada beberapa seperti berikut. 

  • Full 
Dalam group full, akan menentukan bahwa hak akses kita apabila menggunakan user yang berada dalam group full, maka hak akses kita tidak terbatas. Hal ini dikarenakan kita dapat melakukan konfigurasi, dan tentunya juga dapat melihat konfigurasi yang ada. 


Dalam group full sendiri, semua policies dikehendaki oleh group full tersebut. Hal ini dikarenakan group full akan memungkinkan user yang berada di daam group full tersebut memiliki hak akses yang penuh terhadap user. 
  • Write
Dalam group write sendiri, merupakan group yang akan menentukan hak akses yang ada pada yang hampir sama dengan full, akan tetapi ada beberapa konfigurasi yang tidak dapat dilakukan oleh user write. 


Untuk group pada hak policy dan juga ftp yang tidak diperkenankan kepada group tersebut. 
  • Read
Dalam group read sendiri, merupakan group yang hanya untuk dapat melihat konfigurasi. Dalam group read juga tidak dapat melakukan konfigurasi, jadi hak yang diberikan hanyalah hak untuk melihat konfigurasi dan monitoring. 


Seperti yang terlihat pada gambar diatas, untuk melakukan konfigurasi, group read tidak diperkenankan. 

Setelah itu, di konfigurasi yang ada pada system > user juga terdapat coloumn user. Untuk coloumn user sendiri, kita dapat menambahkan user dengan group yang dapat kita tentukan sendiri. Untuk user default sendiri, ya tadi, user admin. 


Seperti yang terlihat diatas, user admin sendiri berada di dalam group full, oleh karena itu apabila kita akan melakukan konfigurasi pertama kali di mikrotik, maka kita harus menggunakan user admin tersebut. 

Oke langsung saja kita coba untuk menambahkan user pada mikrotik. 

User full


Seperti yang terlihat pada gambar diatas, kita dapat menambahkan user pada System > User. Kita coba untuk menambahkan user baru dengan group full. Lalu jangan lupa berikan password untuk user tersebut.
[admin@PC29] > user add name=rafi group=full password=123
User Write



[admin@PC29] > user add name=naufal group=write password=123

User Read



[admin@PC29] > user add name=monitor group=read password=123
Oke setelah kita menambahkan user, coba lakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap user yang ditambahkan. 


Seperti yang terlihat pada gambar diatas, sudah terlihat user yang kita tambahkan tadi. Lalu setelah itu, kita akan melakukan verifikasi menggunakan user yang sudah dibuat tadi, lalu bedakan apa saja yang berbeda. 

User Rafi



Kita akan login menggunakan winbox dengan user rafi terlebih dahulu.


Oke seperti yang terlihat diatas, bahwa kita masih dapat melakukan editing dalam user yang ada. Apabila melakukan konfigurasi pada bagian yang lain juga tetap bisa, dikarenakan seperti yang kita buat tadi, user rafi berada dalam group full.

User Naufal



Selanjutnya lakukan verifikasi pada user naufal.


Terlihat perbedaannya dengan user dalam group full bukan? Dalam group write, akan ada beberapa konfigurasi yang tidak dapat dilakukan oleh user yang berada pada group write. Seperti contohnya group write tidak dapat melakukan konfigurasi pada bagian user. Akan tetapi dapat melakukan konfigurasi pada bagian ip address.

User monitor



Selanjutnya lakukan verifikasi kembali.


Seperti yang kita buat tadi, user monitor berada di dalam user read. Maka ketika kita akan melakukan konfigurasi pada router, maka tidak akan bisa. Dikarenakan pada user read, hak akses untuk melakukan konfigurasi pada user dihilangkan. Sehingga user hanya dapat melihat konfigurasi, bukan melakukan konfigurasi.

Oke setelah itu, kita akan coba menambahkan group pada router.



Seperti yang terlihat pada gambar diatas, kita dapat menambahkan group baru di dalam mikrotik tersebut. Jadi kita bisa menentukan hak akses apasaja yang akan di berikan kepada group tersebut. Jadi tidak selalu menggunakan group full, read, maupun write. 

Selanjutnya apabila di dalam kantor tersebut terdapat 3 network engineer. Dan ketiganya itu mendapatkan user yang berbeda untuk login ke router tersebut. Maka kita dapat melihat user mana saja yang sedang login ke dalam router tersebut.


Berdasarkan gambar tersebut, ada user admin dan juga user monitoring yang sedang login ke dalam mikrotik tersebut.

Oke mungkin sampai sini saja, nantinya akan saya tambahkan artikel kembali mengenai yang lainnya.

Terimakasih, Wassalamualaikum. 

Share this

0 Comment to "Management User Mikrotik"