Saturday, 1 April 2017

Bridge Interface on Mikrotik

Assalamualaikum, 

Pada kali ini, saya akan melanjutkan materi yang selanjutnya, yaitu membuat agar router menjadi seperti switch. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa fungsi utama dari sebuah router itu untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda, dan tidak memiliki fungsi untuk switching. 


Namun dengan menggunakan mikrotik, kita dapat menjadikan dirinya sebagai switch. Dalam artian, kita akan menghubungkan network yang sama, namun berada dalam interface yang berbeda. Fitur yang ada dimikrotik ini disebut dengan bridge. Dengan menggunakan bridge, kita akan membuat seolah olah interface yang berbeda tersebut saling terhubung, sehingga nantinya network yang sama walaupun berada di dalam interface yang berbeda dapat saling terhubung. 

Oke kita akan menggunakan topologi sebagai berikut. 


Seperti yang terlihat pada gambar diatas, nantinya router yang menjadi bridge tersebut tidak akan ditambahkan address untuk interface yang akan ia gunakan. Hal ini dikarenakan dalam penggunaan bridge tidak perlu ditambahkan address untuk interface yang digunakan. Konfigurasi router bridge terlebih dahulu. 


Berdasarkan konfigurasi diatas, kita menambahkan bridge pada router mikrotik. Ditambahkannya interface bridge, akan berguna sebagai cover dari bridge interface nantinya. Jika sudah, definisikan interface yang akan di bridge. 


Setelah sebelumnya membuat cover untuk bridge, selanjutnya adalah membuat interface yang akan di daftarkan ke dalam bridge yang sudah dibuat tadi. Dikarenakan kita akan menghubungkan R1 dan juga R2 yang berada dalam ether2 dan juga ether3, maka definisikan kedua interface tersebut untuk dimasukkan ke dalam bridge yang sudah dibuat. 

Lalu untuk bagian R1 dan juga R2, kita hanya perlu tambahkan address agar kedua router tersebut berada dalam 1 network. Lalu lakukan verifikasi. 



Maka akan terlihat bahwa kedua router sudah dapat terhubung.

Share this

1 Comment to "Bridge Interface on Mikrotik"