Friday, 17 March 2017

EoIP Mikrotik

Assalamualaikum,
Pada kali ini saya akan share kembali mengenai materi mikrotik, dan masih sama seperti sebelumnya, kali ini kita masih akan membahas soal tunneling. Tunneling yang akan kita gunakan pada kali ini, adalah tunnel EoIP. EoIP sendiri, merupakan tunneling yang berkerja pada layer2 yang menghubungkan sebuah jaringan dengan jaringan lainnya.


Untuk keamanan sendiri, EoIP memiliki keamanan yang sangat rendah, dikarenakan EoIP tidak melakukan enkripsi terhadap packet yang dikirimkan melalui EoIP. Namun untuk keuntungannya, EoIP dapat menghubungkan network yang sama walaupun dalam wilayah yang berbeda. Oke langsung saja ke TKP..

Topology

Konfigurasi
Untuk konfigurasi , tentunya lakukan konfigurasi terlebih dahulu ip address untuk interface yang akan digunakan. Untuk ip address sendiri, buat agar jaringan local R1 dan R2 berada dalam 1 network yang sama dikarenakan kita akan membuat tunnel EoIP yang bekerja berdasarkan Layer 2. Selanjutnya, konfigurasikan EoIP pada router.

[admin@R1] > /interface eoip
add local-address=12.12.12.1 name=eoip1 remote-address=12.12.12.2 tunnel-id=10
[admin@R2] > /interface eoip
add local-address=12.12.12.2 name=eoip1 remote-address=12.12.12.1 tunnel-id=10
Berdasarkan konfigurasi diatas, kita hanya perlu untuk mendefinisikan local address dan remote address router yang ingin membuat tunneling. Lalu untuk tunnel id, ia akan memberikan identitas untuk tunneling yang dibuat tersebut bahwa tunneling yang digunakan tersebut hanya untuk yang menggunakan tunnel id 10. Selanjutnya, konfigurasikan bridge.
[admin@R1] > /interface bridge
add name=eoip
[admin@R1] > /interface bridge port
add bridge=eoip interface=ether1
add bridge=eoip interface=eoip1

[admin@R2] > /interface bridge
add name=eoip
[admin@R2] > /interface bridge port
add bridge=eoip interface=ether1
add bridge=eoip interface=eoip1
Berdasarkan konfigurasi diatas, kita membuat agar interface eoip yang sudah dbuat tadi, “ter-bridge” dengan interface yang menuju jaringan local yang kita miliki. Hal ini dikarenakan EoIP bekerja pada layer 2. Jadi agar router client dapat berhubungan dengan router lainnya, kita hanya perlu melakukan konfigurasi bridge dengan interface eoip yang ada pada router. Jika sudah, lakukan verifikasi.

Share this