Saturday, 21 January 2017

OSPF Stub Area

Assalamualaikum,

Pada kali ini saya akan membahas lab mengenai Stub Area. Sebelum masuk ke materi, mungkin sebelumnya harus mengerti terlebih dahulu apa itu stub area, dikarenakan saya tidak akan menjelaskan secara mendalam mengenai stub area pada lab ini. Untuk penjelasan mengenai area, mungkin anda dapat membaca modul yang saya buat sebelumnya yang membahas mengenai OSPF dan BGP pada link ini.


Topologi yang akan kita gunakan pada kali ini adalah sebagai berikut.


Dan tujuan yang akan kita capai pada kali ini adalah sebagai berikut.
  1. Membuat semua router dapat berkomunikasi satu sama lain 
  2. Tidak memperbolehkan adanya external route pada R3
Konfigurasi

Untuk konfigurasi yang dilakukan, saya masih akan menggunakan topologi yang saya buat sebelumnya pada materi Lab 2.2 Redistribute Metric Type-1 dikarenakan konfigurasi pada lab ini nantinya hanya akan konfigurasi stub area dan melakukan verifikasi.

Syarat sebuah router menjadi stub area, yaitu diharuskan adanya konfigurasi stub pada router yang menjadi gateway router tersebut. Seperti contoh R3 ingin dirinya berada di dalam stub area, maka R2 juga harus dikonfigurasikan stub areanya.
IDN-R2(config)#router ospf 20
IDN-R2(config-router)#area 1 stub
IDN-R2(config-router)#ex
IDN-R3(config)#router ospf 30
IDN-R3(config-router)#area 1 stub
IDN-R3(config-router)#ex
Setelah itu lakukan verifikasi routing table pada R3.
 IDN-R3(config)#do sh ip route

O*IA  0.0.0.0/0 [110/2] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
      1.0.0.0/32 is subnetted, 1 subnets
O IA     1.1.1.1 [110/3] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
      2.0.0.0/32 is subnetted, 1 subnets
O IA     2.2.2.2 [110/2] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
      3.0.0.0/8 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        3.3.3.0/24 is directly connected, Loopback0
L        3.3.3.3/32 is directly connected, Loopback0
      10.0.0.0/32 is subnetted, 4 subnets
O IA     10.10.10.1 [110/3] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
O IA     10.10.10.2 [110/3] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
O IA     10.10.10.3 [110/3] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
O IA     10.10.10.4 [110/3] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
      12.0.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
O IA     12.12.12.0 [110/2] via 23.23.23.2, 00:00:05, FastEthernet0/0
      23.0.0.0/8 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        23.23.23.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
L        23.23.23.3/32 is directly connected, FastEthernet0/0
Terlihat pada routing table diatas, sudah tidak ada lagi OSPF External. Hal ini dikarenakan pada stub area di OSPF, LSA Type 5 tidak diperbolehkan untuk masuk. LSA Type 5 sendiri merupakan LSA yang dibuat oleh ASBR untuk mendistribusikan hasil redistribute yang sudah dia buat kepada router lainnya.

Lalu bagaimana jika R3 ingin berkomunikasi dengan dunia luar? Bukankan R3 tidak memiliki route untuk menuju kesana? Apakah tetap bisa? Jawabannya adalah bisa. Stub area pada OSPF memanfaatkan default route yang dibuat ketika membuat stub area pada sebuah jaringan, dan otomatis router yang ada pada stub area tersebut, akan mendapatkan default route untuk menuju dunia luar.

Dapat dilihat pada routing table diatas, ada routing dengan label "O*IA", routing dengan label tersebut merupakan default route yang ditambahkan oleh OSPF ketika memasukkan sebuah router ke stub area. Coba lakukan ping dari R3 menuju loopback dari R1 yang menggunakan routing RIP.
IDN-R3(config)#do ping 10.10.10.7
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.10.7, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 24/42/84 ms
Dan R3 tetap dapat berkomunikasi dengan dunia luar.

Sekian, Wassalamualaikum.

Share this