Thursday, 22 September 2016

Konfigurasi HTTPS Windows Server 2012



Assalamualaikum.
Setelah tadi pagi saya mengupload materi server baru yaitu mengenai Instalasi dan Konfigurasi FTP Windows Server 2012, pada kali ini saya akan membahas mengenai Konfigurasi Https pada Windows Server 2012.

Hasil gambar untuk https

Sebelum kita ke konfigurasinya, sebenarnya apa sih itu HTTPS? HTTPS memiliki pengartian yang sama dengan HTTP namun HTTPS lebih mempunyai keunggulan yaitu di bidang keamanan. HTTPS merupakan kombinasi dari interaksi normal melalui Socket Layer yang terenkripsi SSL (Secure) atau Transport Layer Security (TLS) mekanisme transportasi. Hal ini menjamin perlindungan dari penyadap ataupun dari penyerang. Selain itu, juga HTT
PS dapat menjaga integritas dan kerahasiaan data.

Oke setelah kita mengetahui apa itu HTTPS, langsung lanjut aja ke TKP..


Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu adalah menambahkan roles IIS. Pastikan sebelumnya anda pernah menginstall Web Server. Apabila sudah, proses instalasi akan lebih menghemat waktu. 


Setelah di install, lalu lakukan konfigurasi pada IIS Manager. Klik tools pada server manager, lalu pilih IIS.


Setelah masuk ke IIS manager, Klik Server Certificate. 


Lalu tambahkan Certificate baru dengan cara Klik Create Self-Signed Certificate. 


Lalu untuk penamaan Certificate, masukkan Domain anda. Setelah itu, pilih personal. Jika sudah, klik ok.


Apabila sudah, tambahkanlah host baru pada domain untuk Web Https. 


Setelah itu coba test ping ke DNS yang sudah kita buat tadi. 


Apabila sudah berhasil, klik tambahkan Website pada IIS manager.


Untuk site name, masukkan sesuai nama DNS yang tadi kita buat. Lalu untuk Physical path, arahkan agar menuju ke HTML default Web Server, Yaitu wwwroot. Lalu pada Binding, Pilih Type HTTPS lalu untuk port, gunakan port default HTTPS yaitu 443. Kemudian aktifkan SSL Certificate. Gunakan Certificate yang kita sudah buat tadi. Jika semua sudah, klik ok. 


Jika sudah, klik website yang sudah kita buat tadi. 


Setelah itu pada bagian kanan IIS Manager, cari manage website lalu klik browse Website.


Setelah itu, anda akan diarahkan ke Internet Explorer. Lalu anda akan memasuki localhost yang sudah menggunakan HTTPS. Klik Continue to this website. 


Lalu akan ada notifikasi. Klik ok.


Lalu anda akan memasuki website yang sudah menggunakan HTTPS, namun masih dalam bentuk localhost. 


Untuk membuatnya bisa di akses menggunakan nama domain, klik kanan pada website tadi di IIS Manager, lalu klik bindings.


Pada pengaturan binding, rubah ip address yang sebelumnya all assigned menjadi ip address server. Lalu masukkan host name. Dan pilih SSL Certificate yang sudah kita buat. Apabila sudah selesai semuanya, klik ok.


Jika pengaturan binding sudah, klik kembali browse website.


Sebelum memasuki website, akan ada verifikasi apakah anda ingin memasuki website anda atau tidak. Klik lagi continue to this website.


Dan anda akan memasuki website anda yang sudah terenkripsi oleh HTTPS. 

Apabila masih ada yang kurang jelas, silahkan lihat video dibawah ini. Terimakasih. 
Mohon maaf, Wassalamualaikum.


Instalasi dan konfigurasi FTP Server



Assalamualaikum, Pada kali ini saya akan menunjukkan beberapa langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi FTP Server pada Windows Server 2012. FTP merupakan File Transfer Protocol yang memungkinkan pengunggahan (upload) atau pengunduhan (download) terjadi antar komputer Client maupun Server. Hak akses sebuah client dapat dibatasi hanya untuk melihat, atau dapat mengedit. Semua itu ada di tangan server. FTP Server tidak hanya bisa dibuat menggunakan Windows Server, melainkan juga dapat dibuat dengan OS lainnya seperti Linux, bahkan Windows 8 pun dapat dijadikan FTP Server. Namun pada kali ini saya hanya akan menunjukkan langkah instalasi dan konfigurasi pada Windows Server.
Hasil gambar untuk ftp server

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelumnya, yaitu Client dan Server dengan OS Windows Server 2012. Apabila semua sudah siap, langsung saja ke TKP...


Langkah pertama yaitu lakukan instalasi FTP terlebih dahulu pada Windows Server 2012. Klik Add roles and features pada Server Manager.


Jika sudah, pada instalation type kita menggunakan saja Role-Based Instalation. Setelah itu klik next. 



Pada pemilihan server roles, pilih FTP Server yang ada pada opsi Web server. Lalu pilih FTP Service dan FTP Extensibility. Jika sudah, klik next. 


Pada pemilihan Features, klik next saja dikarenakan tidak ada features lagi yang dibutuhkan FTP Server.


Setelah itu, pilih restart the destination server untuk merestart Windows Server untuk menerapkan FTP Server yang sudah kita buat sebelumnya. Jika sudah, klik Install. 

Apabila proses instalasi sudah selesai, kita masuk ke konfigurasi FTP Server.

Konfigurasi FTP Server 


Langkah konfigurasi pertama, yaitu pembuatan DNS untuk FTP. Klik tools lalu pilih DNS.


Pada DNS Manager, Saya akan memilih domain utama saya yaitu rafi.net. Pilih domain anda, lalu klik kanan pada folder tersebut. Lalu klik New Host. 


Pada pembuatan host, gunakan name "Ftp" untuk memudahkan kita mengingatnya. Lalu tambahkan Ip address server. Jika sudah, klik add host. 


Lalu host baru akan muncul pada folder domain anda. 


lalu cek ping DNS yang sudah kita buat sebelumnya. 


Jika pembuatan DNS untuk Ftp sudah selesai, langkah selanjutnya itu mengkonfigurasi FTP Server. FTP Server berada pada IIS Manager, oleh karena itu buka IIS Manager. 


Pada IIS Manager, klik Komputer anda, lalu klik FTP Authentication. 


Pada FTP Authentication, enable Anonymous Authentication. 


Jika sudah di enable, kembali ke halaman awal IIS Manager, lalu pilih FTP Authentication Rules. 


Lalu klik Add Allow Rule. 


Setelah itu, buat access untuk Anonymous users, lalu izinkanlah Anonymous untuk melihat dan mengedit file yang ada pada FTP Folder. Setelah itu klik ok. 


Jika sudah dibuat access untuk anonymous, tambahkan FTP Site. Klik kanan pada Sites, lalu klik Add FTP Site. 


Pada FTP site name, masukkan site DNS yang sudah kita buat sebelumnya. Lalu pada Content Directory, pilih Physical path. 


Buatlah folder pada disk C, lalu atur Physical path untuk diarahkan ke Folder baru. Setelah itu klik ok. 


Lalu pada bagian Binding and SSL settings, masukkan IP Address Server lalu gunakan port 21. Setelah itu pada bagian SSL, kita pilih No SSL dikarenakan kita tidak menggunakan Secure FTP. Setelah itu klik next.


Lalu pada Authentication and Authorization, Pilih authentication untuk Anonymous dan allow Access untuk Anonymous. Buat agar Anonymous berhak mengedit dan melihat File. Setelah itu klik next. 


Jika pembuatan FTP site sudah selesai, maka akan muncul FTP site yang sudah kita buat tadi. Klik site yang sudah kita buat tadi. 


Setelah itu klik Explore File untuk melihat Folder FTP tersebut. 

Setelah akan muncul folder yang sudah kita buat tadi didalam Drive C. Cobalah untuk membuat folder baru didalam folder FTP tersebut.


Lalu coba test FTP pada server. Dan FTP di server berhasil. 

Setelah itu konfigurasi agar client dapat mengakses FTP. Konfigurasi Ip address, dan masukkan DNS Server.


Lalu cek ping ke DNS FTP. 


Setelah itu cek ftp pada file exploler. 


Cobalah untuk membuat folder baru pada FTP di client. 

Dan akan terlihat folder yang kita buat di client.

Seperti itulah langkah konfigurasi FTP Server. Apabila ada yang kurang jelas, dapat dilihat dari video dibawah ini. Silahkan juga bertanya lewat komentar ataupun email.

Mohon maaf, Terimakasih
Wassalamualaikum.