Thursday, 11 August 2016

Fungsi dari macam macam Sconfig

Pada kali ini saya akan menjelaskan Apasaja sih fungsi dari setiap konfigurasi yang tersedia di Sconfig?
Langkah pertama jalankan terlebih dahulu Windows Servernya, setelah itu tuliskan perintah sconfig pada cmd.


Setelah itu, anda akan masuk ke dalam sconfig yang berisikan konfigurasi untuk Windows Server.


Dan fungsi dari setiap konfigurasi tersebut adalah sebagai berikut.

1> Domain/Workgroup
Option ini digunakan untuk mendaftarkan Windows Server kita ke sebuah Domain ataupun kedalam Workgroup. Saya akan mendaftarkan workgroup terlebih dahulu, dikarenakan apabila saya mendaftarkan domain, saya belum menginstall Active Directory dan maka akan terjadi error.


2> Computer Name
Option ini digunakan untuk mengganti nama dari komputer server. Untuk mengganti, pilih option 2 lalu masukkan nama untuk komputer server tersebut.



Apabila sudah memasukkan nama, lalu tekan enter dan akan ada permintaan untuk restart komputer.


Prtmintaan untuk merestart komputer dilakukan untuk menerapkan perubahan yang telah dilakukan pada Windows Server tersebut. Dan untuk mengecek apakah sudah terganti atau belum, ketik sconfig pada cmd, lalu akan terlihat bahwa computer name sudah terganti. 


3> Add local Administrator
Option ini digunakan untuk menambahkan local administrator pada computer. Pilih option 3, lalu ketik nama untuk akun anda yang baru.



Lalu akan ada permintaan untuk menambahkan password.

4> Configure Remote Management
Option ini digunakan untuk mendisable atau mengenable remote management. 



5> Windows Update Settings
Option ini digunakan untuk mensetting update pada Windows, Apakah kita ingin mengupdate windows secara manual, ataukah secara otomatis. Saya akan memilih manual, dan secara otomatis windows server akan mendisable Automatic Update.


6> Download and Install Updates

Option ini digunakan untuk mendownload update dan menginstall update. Anda dapat memilih apakan ingin mendownload semua update atau update yang direkomendasikan oleh microsoft.


7> Remote Desktop
Option ini digunakan untuk mengenable atau mendisable remote desktop dan mengatur siapa saja yang dapat meremote server tersebut.


8> Network Settings
Option ini digunakan untuk mengatur jaringan yang ada pada komputer. Anda dapat mengkonfigurasi ip address, dns server, ataupun dhcp. Pilih 8, lalu akan muncul network adapter yang ada pada komputer server, lalu pilih network adapter yang ingin dikonfigurasi dan kemudian tuliskan index nomor yang ada pada network adapter tersebut.


Setelah memilih network adapter, akan ada keterangan mengenai network adapter tersebut. Anda dapat mengkonfigurasi ip address, DNS Server, Dan clear DNS Server Setting.


9> Date and time
Option ini digunakan untuk merubah date and time pada komputer.


10> Help Improve The Product with CEIP
Option ini digunakan untuk memberikan survey terhadap penggunakan Windows Server ke Microsoft. 

                            
11> Windows Activation
Option ini digunakan untuk mengaktivasi Windows Server tersebut dan Melihat lisensi dari Windows tersebut. 


12> Log Off User
Option ini digunakan untuk keluar dari user yang sedang digunakan, namun tidak mematikan perangkat tersebut. 

13> Restart Server 
Option ini digunakan untuk merestart Server tersebut

14> Shutdown Server 
Option ini digunakan untuk mematikan server tersebut. 

15> Exit to Command Line 
Option ini digunakan untuk kembali ke tampilan awal dari Windows Server . 



Sekian dari saya, semoga bermanfaat.

Share this